INOVASI PEMBELAJARAN KETEL BURU DALAM KURIKULUM MERDEKA


Latar Belakang Permasalahan yang Dihadapi Guru di Kelas Terkait Rendahnya Motivasi Belajar Peserta didik

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan belajar peserta didik. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi akan cenderung lebih giat belajar dan mencapai hasil belajar yang optimal. Sebaliknya, peserta didik yang memiliki motivasi belajar rendah akan cenderung kurang giat belajar dan hasil belajarnya pun akan menurun.

Rendahnya motivasi belajar peserta didik merupakan permasalahan yang sering saya hadapi di kelas. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Sebagai guru, kami dituntut untuk dapat mengatasi permasalahan ini sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Dampak Rendahnya Motivasi Belajar Peserta didik

Rendahnya motivasi belajar peserta didik dapat berdampak negatif terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik, antara lain:

1.    Peserta didik cenderung tidak aktif dan pasif dalam mengikuti pembelajaran.

2.    Peserta didik cenderung mudah bosan dan tidak tertarik dengan materi pelajaran.

3.    Peserta didik cenderung malas mengerjakan tugas dan PR.

4.    Hasil belajar peserta didik menurun.

Upaya Guru untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik

Untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar peserta didik, saya kemudian mencari inspirasi cara belajar yang efektif dan menyenangkan dengan memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Platform Merdeka Mengajar menyediakan berbagai video inspirasi yang dapat dimanfaatkan guru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Video inspirasi ini berisi berbagai praktik baik pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru di kelas.

beberapa contoh pemanfaatan video inspirasi Platform Merdeka Mengajar untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan adalah dengan Menggunakan metode pembelajaran yang variatif dan penggunaan media pembelajaran yang menarik. Misalnya, dengan menggunakan model pembelajaran berbasis berbasis masalah (PBL) yang dikombinasikan dengan media pembelajaran interaktif seperti TTS, dan Game Edukasi. model pembelajaran ini dapat membuat peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran serta dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pembelajaran ini juga merupakan pembelajaran yang berpihak pada murid karena bisa mengajak murid belajar sambil bermain.

Inovasi Pembelajaran yang dibuat oleh guru

Untuk membuat pembelajaran yang menyenangkan dan menarik, saya kemudian membuat inovasi pembelajaran PBL yang dikombinasikan dengan Kuis atau game edukasi. Inovasi pembelajaran ini kemudian saya beri nama KETEL BURU merupakan akronim dari kata Kuis Edukasi Terintegrasi PBL, Berbasis Umpan balik dan Refleksi.

Ketel sendiri merupakan tempat penyulingan minyak kayu putih secara tradisional. Sementara Buru adalah Kabupaten tempat saya bertugas. Sehingga dalam penerapan pembelajarannya nanti bersifat kontekstual dan memuat kearifan lokal kabupaten Buru sebagai wilayah penghasil minyak kayu putih terbaik di Maluku.

Dalam pembelajaran, saya selalu mengaitkan materi yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Misalnya saat menyajikan materi Minyak Bumi untuk kelas XI MIA. Salah satu teknik pemisahan minyak bumi adalah dengan cara destilasi. Prinsip destilasi ini sama seperti penyulingan minyak kayu putih. Karena sebagian besar orang tua peserta didik bekerja sebagai petani minyak kayu putih. Maka mereka langung bisa memahami prinsip kerja destilasi ini.

Memanfaatkan media pembelajaran yang menarik

Selain kontekstual, pembelajaran juga dilakukan dengan menggunakan berbagai media pembelajaran yang menarik seperti puzzle maker.com untuk membuat teka teki silang. Puzzle maker saya gunakan untuk menanyakan  materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Pembagian kelompok, saya menggunakan aplikasi ahaslides.com. setelah tahap presentasi kelompok, saya mengajak peserta didik untuk bermain game edukasi mastery peak dari quizizz. Game edukasi ini juga sebagai sarana asesmen untuk melihat kemampuan peserta didik terkait materi yang sudah dipelajari dan didiskusikan.


Di akhir kegiatan, saya memberikan umpan balik dan mengajak peserta didik untuk melakukan refleksi dengan menggunakan aplikasi mentimeter.com. terlihat peserta didik begitu antusias dan semangat dalam melakukan refleksi. Saya mengajak peserta didik memberikan nilai terhadap pembelajaran hari itu. Dimulai dari angka 1-10 namun karena suasana pembelajaran yang meyenangkan sampai ada peserta didik yang memberikan nilai 100.

Berbagi Praktik Baik pada SMAN 5 BURU



Pada tanggal 11 Oktober 2023 saya melakukan kegiatan berbagi praktik baik Inovasi pembelajaran yang sudah saya terapkan di kelas kepada rekan guru di sekolah. Respon para guru begitu antusias dan ada beberapa guru yang ingin mengadopsi pembelajaran ini di kelas. Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah dan 10 dewan guru. Daftar hadir kegiatan ini bisa dilihat disini.

Berkolaborasi  dan Berbagi Praktik Baik SMP IT Khairun Bunayya Dan SMKN 6 Buru

Pada tanggal 13 oktober 2023, saya bersama 2 rekan sahabat teknologi dari kabupaten buru berkolaborasi melakukan praktik baik inovasi pembelajaran digital di SMKN 6 Buru. Kolaborasi praktik baik ini dilakukan dengan pak Yudha Agista (SMKN 7 Buru) dan pak Amin Sugianto (SMKN 1 Buru). Praktik baik ini dihadiri oleh siswa dan guru dari SMP IT Khairun Bunayya dan Guru pd SMKN 6 Buru. Pak Yudha berbagi praktik baik pemanfaatan aplikasi cap cut dalam membuat video pembelajaran. Pak Amin berbagi praktik baik canva edukasi dalam membuat bahan ajar yang menarik. Sementara saya berbagi praktik baik inovasi pembelajaran Ketel Buru dengan menggunakan Quizizz untuk bermain game edukasi. Daftar hadir kegiatan ini bisa dilihat disini.

Berbagi Praktik Melalui Webinar pada Komunitas PMM Sahabat PembaTIK maluku

Pada tanggal 19 oktober 2023, saya berkolaborasi dengan 2 sahabat teknologi Maluku untuk berbagi praktik baik inovasi pembelajaran digital untuk mewujudkan merdeka belajar. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Kajuliven Wattimena, S.Pd merupakan Duta Teknologi Kemdikbudristek tahun 2019 sekaligus fasilitator sekolah penggerak. Turut hadir pak Alfi Hasan, S.Pd.I, M.Pd sebagai koordinator guru penggerak Maluku. Kegiatan ini dihadiri oleh 22 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Daftar hadir kegiatan ini bisa dilihat disini.

Berbagi Praktik Baik pada SD Negeri 3 Lilialy

Pada tanggal 21 Oktober 2023, saya melakukan praktik baik inovasi pembelajaran ketel Buru pada SDN 3 Lilialy. Sekolah ini berjarak sekitar 300 meter dari sekolah tempat saya bertugas. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah dan 11 orang guru. Para guru begitu bersemangat karena dengan praktik baik ini maka mereka bisa memanfaatkan chrombook dalam membuat media pembelajaran yang inovatif. Daftar hadir kegiatan ini bisa dilihat disini.

Berbagi Praktik Baik pada SMA Negeri 3 Buru

Pada tanggal 24 Oktober 2023, saya berbagi praktik baik inovasi pembelajaran KETEL BURU pada SMAN 3 Buru. SMAN 3 Buru merupakan salah satu sekolah unggulan di kabupaten Buru yang terletak di Desa Waekerta Kecamatan Waeapo. Kegiatan ini diikuti oleh 29 guru yang ada pada SMAN 3 Buru. Mendapat apresiasi yang luar biasa dari para guru terkait kegiatan berbagi praktik baik ini.  

Daftar hadir kegiatan ini bisa dilihat disini.

Mari sama-sama Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar.

Link Bukti Karya PMM

PMM

Link Inovasi Pembelajaran Ketel Buru pada Yotube

KETEL BURU

#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar